Hambatan Jalan Perawatan Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas

Bagi sebagian https://www.kompasiana.com/molzania1507/5beffe766ddcae715836ed24/berkarya-untuk-bangsa-harapan-baru-penyandang-disabilitas ke perawatan kesehatan bisa menjadi tantangan. Lihat saja bagaimana layanan kesehatan yang ada ketika ini bukannya menolong tapi justru mempersulit penyandang disabilitas untuk menerima pelayanan kesehatan yang bagus. Orang-orang penyandang disabilitas course perawatan kesehatan dan kesehatan masyarakat untuk alasan yang sama seperti orang lain, agar mereka konsisten sehat, aktif, dan menjadi komponen dari masyarakat. Tetapi, bagi penyandang disabilitas, ke perawatan kesehatan bisa menjadi tantangan sebagian hal seperti:

1. yang terlalu tinggi
Keterjangkauan layanan kesehatan dan transportasi yaitu dua alasan utama kenapa orang-orang penyandang disabilitas perawatan kesehatan yang. Minimnya course pemerintah untuk menyediakan layanan kesehatan yang ramah bagi mereka dengan disabilitas juga ikut serta menjadi alasan tarif yang bagi penyandang diabilitas lebih-lebih bagi mereka dengan penghasilan dibawah rata-rata. Ketersediaan rumah sakit serta layanan kesehatan yang memadai di tempat pelosok serta transportasi yang susah memperburuk kondisi ini. Kurangnya layanan yang cocok untuk penyandang disabilitas ialah penghambat yang signifikan perawatan kesehatan.

2. Hambatan jasmaniah
Jalan yang tak merata ke gedung-gedung (rumah sakit, kesehatan), kelengkapan medis yang diakses, papan tanda yang membingungkan pada layanan keshatan, pintu yang sempit, langkah-langkah interior, fasilitas kamar mandi yang memadai, dan zona parkir yang tak diakses mewujudkan hambatan bagi fasilitas perawatan kesehatan. Sebagai figur, wanita dengan kesusahan mobilitas seringkali bisa mengakses sreening kanker payudara dan servik sebab tabel pemeriksaan tak disesuaikan ketinggiannya dan perlengkapan mamografi mengakomodasi wanita yang sanggup berdiri. Hal ini tentu memperburuk angka kematian pengaruh kanker payudara dan mulut rahim dengan alasan yang sesungguhnya dihindari apabila segala pihak melibatkan penyandang disabilitas untuk memelihara kesehatan mereka dengan fasilitas yang memadai

3. Ketrampilan dan pengetahuan petugas kesehatan yang memadai.
Orang-orang penyandang disabilitas lebih dari dua kali lipat kemungkinannya melaporkan bahwa ketrampilan penyedia layanan kesehatan memadai untuk memenuhi mereka, empat kali lebih besar melaporkan diperlakukan dengan buruk dan hampir tiga kali lebih mungkin melaporkan ditolaknya perawatan. Meski, penyedia layanan kesehatan mempunyai untuk memberika fasilitas kesehatan yang memadai bagi mereka yang. Hal ini juga terjadi sebab minimnya isu mengenai keperluan kesehatan para penyandang disabilitas.

Fasilitas kesehatan yang memadai serta berita mengenai kesehatan lahiriah penting bagi semua lapisan masyarakat, tak terkecuali para penyandang disabilitas. Oleh itu peran segala pihak untuk membetulkan cara pelayanan kesehatan bagi mereka dengan disabilitas menjadi sungguh-sungguh penting untuk dikerjakan. Dengan pelayanan kesehatan yang memadai, orang dengan disabilitas bisa menjadi dari masyarakat dan warga Negara yang terjamin hak hidupnya.